Nglanggeran, Pesona Alam dan Legenda Magis Yang Melingkupinya

Nglanggeran, Pesona Alam dan Legenda Magis Yang Melingkupinya
Gunung berapi purba seperti Nglanggeran diperkirakan pernah aktif sekitar 62 juta tahun lalu. Sekarang ini di mana-mana orang bisa melihat dominasi karts atau batuan kapur yang di sekitar Gunung Nglanggeran. Lapisan karst itu terangkat dari dasar laut.  Lapisan inilah yang kemudian terangkat ke permukaan jutaan tahun lalu. Litologi Gunung Nglanggeran sebetulnya tersusun dari material vulkanik tua. Gunung api purba satu ini memiliki dua puncak, yakni puncak timur dan puncak barat. Di tengah-tengah puncak tersebut terdapat sebuah kaldera besar yang memisahkan keduanya. Deretan gunung batu raksasa menjadi pemandangan eksotis yang menarik perhatian para turis, karena bentuknya yang unik dan legenda yang mengiringinya. Potensi gunung purbanya sungguh besar, dan di sekitarnya pun orang bisa menjumpai flora dan fauna langka, seperti kera ekor panjang dan tanamas tremas yang hanya bisa hidup di kawasan gunung purba tersebut. Di sekitar kawasan gunung ada embung, yang merupakan kolam berwujud telaga. Embung ini memiliki luas sekitar 5.000 meter persegi, yang fungsinya menampung air hujan. Air yang tertampung biasanya dipakai untuk mengairi kebun rambutan, durian, dan kelengkeng yang berada di sekitar embung. Embung ini juga dipakai untuk mengairi sawah di musim kemarau. Untuk mencapai embung ini, wisatawan bisa menaiki tangga, dan kemudian menikmati gunung api purba di seberang embung serta pemandangan matahari terbenam yang sungguh elok. Selain embung, ada juga Sumber Air Comberan di puncak Nglanggeran. Selain menikmati sumber air dan embung, wisatwan juga bisa menikmati keindangan Gunung Buchu, Blencong, Bongos, Tologo Wungu, Talang Kecono, Madhino, serta Pameran Gadhung. Jadi bisa dibilang bahwa Nglanggeran menjadi surga bagi pencinta alam dan wisatawan yang senang untuk mengunjungi alam bebas. Konon di Nglanggeran terdapat banyak mitos dan legenda magis yang melingkupinya, seperti penghuni yang hanya boleh 7 kepala keluarga, lengenda tempat semedi, serta legenda pewayangan lainnya. Seperti apa kisahnya? Mari kita simak selengkapnya di sini: http://pesonajogja.net/2017/05/21/nglanggeran-pesona-alam-dan-legenda-magis-yang-melingkupinya/